Ghost of Tsushima Menjadi Debut Game Terlaris Pertama di PS4

Memasuki waktu satu minggu sejak perilisan resminya, Ghost of Tsushima sudah mendapatkan banyak resepsi positif dari kritik serta sekian banyak gamer di seluruh dunia yang sudah memainkan gamenya. Selain menawarkan pengalaman open-world yang imersif dan berkesan, game ini juga mengusung tema samurai klasik yang benar-benar terasa autentik.

Daya tariknya yang kuat membuat game ini sangat disukai oleh gamer bonus288 Jepang, dimana Ghost of Tsushima menjadi game eksklusif PS4 dengan penjualan tertinggi di minggu pertamanya di Jepang serta mendapatkan review sempurna 40/40 dari majalah Famitsu. Kesuksesan ini kemudian diikuti dengan pengumuman terbaru dari akun resmi PlayStation, yang mengonfirmasi kalau Ghost of Tsushima sukses menembus angka penjualan 2.4 juta kopi di seluruh dunia hanya dalam 3 hari.

Lebih kerennya lagi, rekor ini membuat Ghost of Tsushima menjadi IP original PlayStation 4 yang mencatatkan rekor penjualan tertinggi. Untuk sebuah game yang dikembangkan oleh developer barat, bisa menciptakan sebuah game yang mengambil setting negeri lain dan mempresentasikannya dengan sempurna seperti Ghost of Tsushima adalah pencapaian besar menurut kru bonus288. Berikut review singkat mengenai Ghost of Tsushima sendiri.

JALAN CERITA

Mengambil setting di kepulauan Tsushima pada tahun 1274, Ghost of Tsushima menceritakan kisah seorang samurai penerus klan Sakai – Jin Sakai yang harus menghalau invasi bangsa Mongol yang berusaha merebut kampung halamannya. Pasukan Mongol yang dipimpin oleh Khotun Khan terbukti sangat kejam dan terlalu kuat, hingga dalam satu malam hampir seluruh samurai yang bertempur di pantai demi melindungi Tsushima harus menemui akhir yang mengenaskan, semua kecuali Jin dan sang paman yang merupakan seorang Jito / Lord (pemimpin) Tsushima yang diculik oleh Khotun Khan.

Terbawa emosi demi menyelamatkan pamannya yang telah diculik serta rasa balas dendam ke bangsa Mongol menghancurkan kampung halamannya, Jin memulai petualangan besar demi membebaskan Tsushima sebagai seorang samurai sejati. Setidaknya itulah ambisi yang berusaha dikejarnya, namun perlahan Jin mulai sadar kalau kehormatan saja tidak akan cukup untuk mengalahkan kebengisan Khotun Khan dan pasukan Mongolnya, inilah yang mendorong dia untuk menjelma menjadi seorang assassin dengan julukan Ghost.

Keseluruhan jalan cerita dalam Ghost of Tsushima memang tidak begitu kompleks dan menawarkan kualitas plot yang bisa kamu harapkan dari film samurai klasik, namun kelebihan utama dari segi cerita dalam game ini adalah seberapa emosional dan menjiwainya tiap adegan tersebut dipresentasikan. Sepertinya usaha Sucker Punch untuk menghidupkan pengalaman menonton film samurai klasik berhasil direalisasikan dengan baik di ceritanya, apalagi jika kamu memainkan game ini dengan mode Kurosawa (akan kami bahas nanti).

SELAMAT DATANG DI TSUSHIMA

Seperti judulnya, game ini menjadikan kepulauan Tsushima yang terletak diantara daratan Korea Selatan dan Jepang sebagai setting utama. Meskipun bukan replika 1:1, map open-world Tsushima dalam game ini menawarkan ruang bermain yang masif dan memiliki variasi lingkungan yang sangat beragam. Jadi setiap kali mengunjungi suatu area, kamu nantinya akan merasakan atmosfer yang berbeda baik itu karena pengaruh cuaca maupun siklus day/night yang bergerak secara natural. Ini juga termasuk dari ragam flora dan fauna serta jenis musuh yang mendiami suatu area.

Map open-world yang luas terkadang memang memberikan sensasi kekosongan di beberapa area, namun kekurangan ini berhasil tertutupi lewat presentasi lingkungan yang luar biasa indah dan membuat kamu ingin berhenti sejenak untuk menikmati pemandangannya. Kami bahkan tidak ragu untuk mengakui kalau game ini berhasil menawarkan setting open-world paling indah dibanding game open-world manapun.

EKSPLORASI DAN AKTIVITAS SAMPINGAN

Eksplorasi adalah salah satu bagian utama dalam Ghost of Tsushima, dimana semua aktivitas yang akan kamu lakukan akan selalu membawa kamu dalam berbagai area di seluruh pelosok pulau. Untuk memberikan sensasi eksplorasi yang lebih imersif, minim distraksi dan bebas, game ini menghilangkan fitur guide standar yang diadopsi banyak game open-world yaitu mini-map dan waypoint. Sebagai gantinya, eksplorasi akan dibantu dengan fitur unik bernama Guiding Wind.

Lewat fitur ini, kamu bisa menandai lokasi dalam sebuah map dan berusaha mencarinya dengan mengikuti arah hembusan angin. Kamu bisa memanggil angin tersebut setiap saat agar tetap dalam jalur yang benar. Implementasi Guiding Wind ini membuat eksplorasi menjadi lebih seru, karena kamu memiliki kebebasan mutlak dalam memilih jalur dan tidak berfokus pada rute linear yang sudah ditentukan dari gamenya. Selain Guiding Wind, terkadang kamu juga bisa menjumpai burung yang dapat memandumu ke sebuah tempat yang belum dijelajahi.

Tsushima sendiri dipenuhi dengan banyak tempat yang bisa kamu akses mulai dari pedesaan kecil maupun besar, shrine, fox den, pemandian air panas, camp hingga fort besar yang dikuasai Mongol, dan masih banyak sekali tempat lainnya. Saat kebanyakan eksplorasi dalam game open-world bisa terasa cepat membosankan dan terlalu menguras tenaga, Ghost of Tsushima justru berhasil meracik dunia yang selalu menarik untuk dijelajahi. Kamu juga tidak akan pernah terkesan membuang waktu saat mengunjungi tempat-tempat yang tersebar di map, karena kamu pasti akan selalu mendapatkan reward yang sepadan.

Ghost of Tsushima menawarkan tiga jenis quest berbeda yaitu Jin’s Journey (quest utama untuk meneruskan cerita), Tales of Tsushima (quest sampingan yang melibatkan penduduk maupun karakter kunci), serta Mythic Quest (quest spesial yang menawarkan reward super langka, baik itu armor, senjata, maupun skill spesial). Untuk aspek yang satu ini Ghost of Tsushima juga berhasil mengeksekusinya dengan manis, dimana setiap quest yang ditawarkan benar-benar diracik dengan serius dan cukup serupa dengan The Witcher 3 menurut bonus288.

Jadi lebih dari sekedar fetch quest yang monoton dan tidak seru, kamu akan menemui banyak peristiwa kecil yang menambah momen-momen seru dalam petualangan Jin. Hal ini terutama bisa dilihat jelas dari misi sampingan yang melibatkan karakter kunci atau teman-teman seperjuangan Jin, dimana kamu bisa mengikuti serangkaian quest yang memiliki klimaks ceritanya sendiri (sama seperti arc cerita untuk suatu karakter).

Kustomisasi juga termasuk salah satu fitur yang cukup ditonjolkan di Ghost of Tsushima dan cukup terikat dengan seberapa aktif kamu dalam melakukan eksplorasi. Pasalnya, semua armor serta aksesoris dalam game ini tidak bisa didapatkan dengan cara membeli, melainkan kamu harus melakukan quest serta aktivitas tertentu agar bisa mendapatkannya. Jika sudah mendapatkan armor yang disukai, kamu juga bisa memodifikasi penampilannya dengan cara upgrade atau mengganti warnanya dengan menggunakan jasa merchant.

COMBAT YANG BRUTAL DAN PRESISI

Sebagai game yang membawa tema samurai dominan, Ghost of Tsushima berusaha merealisasikan sebuah sistem combat yang memadukan unsur realistis dengan kesan action yang cukup flashy. Kesan realistisnya bisa dilihat dari bagaimana setiap serangan dapat memberikan damage fatal dan membuat musuh bercucuran darah, termasuk bagaimana Jin juga dapat tunduk hanya dalam beberapa serangan saja.

Agar memastikan kalau sistem combat dapat berjalan secara natural dan tidak cepat berakhir, setiap musuh memiliki pertahanan yang cukup kuat dan hanya bisa ditembus dengan membuatnya berada dalam posisi stagger. Pada saat itulah kamu baru bisa mengurangi HP musuh dan mengalahkannya sebelum mereka bisa melindungi diri lagi, kecuali saat melawan archer yang sangat lemah dalam pertempuran jarak dekat dan bisa dikalahkan dengan beberapa serangan saja.

Karena Jin juga termasuk karakter yang rapuh dan dapat mati dalam beberapa serangan, game ini sudah mengimplementasikan sistem bernama Resolve (ditandai dengan bar bulat kuning di atas health bar) yang berperan untuk mengisi HP serta melancarkan skill spesial. Kamu dapat mengisi Resolve dengan mengalahkan musuh atau menerima serangan yang cukup fatal. Kamu bisa menambah kapasitas maksimal Resolve dengan menyelesaikan tantangan Bamboo Cutting atau meningkatkan level Legend.

Basis combat dalam Ghost of Tsushima berfokus pada pertarungan pedang, yang mana Jin dapat menggunakan empat gaya atau posisi stance saat menggunakan katananya. Setiap stance memiliki efektivitas tersendiri saat digunakan untuk melawan tipe musuh yang berbeda. Misalnya saat melawan prajurit Mongol yang menggunakan pedang Jin perlu menggunakan Stone Stance, musuh yang menggunakan perisai dapat dikalahkan lebih cepat dengan Water Stance, musuh dengan tombak dengan Wind Stance, dan terakhir musuh yang memiliki postur badan besar dengan Moon Stance.

Selain berhadapan dengan prajurit Mongol, Jin terkadang juga akan dihadapkan dengan fraksi musuh lain yang sudah menganggu ketentraman Tsushima sebelum bangsa mongol menyerang yaitu kelompok Bandit dan Ronin. Bandit bukanlah tipe musuh yang sulit dan cukup serupa dengan Mongol, dimana mereka memiliki persenjataan beragam serta pemanah di setiap kelompoknya. Ronin di sisi lain adalah kelompok samurai berandal yang hanya menggunakan katana sebagai senjata, namun mereka memiliki teknik bertarung yang berbahaya dan lebih sulit untuk dikalahkan.

Variasi gaya bertarung dan musuh yang harus dilawan bukan satu-satunya yang membuat combat dalam Ghost of Tsushima menarik, karena dalam game ini kamu juga dapat mengakses sistem Skill Tree yang cukup kompleks dan menawarkan opsi permainan yang semakin berkembang seiring berjalannya progressmu. Transformasi Jin yang perlahan menjelma menjadi Ghost nantinya dapat memberikan kamu akses ke lebih banyak persenjataan seperti kunai, sticky bomb, smoke bomb, blow pipe, hingga tool tambahan seperti Grappling Hook untuk membantu Jin dalam menjangkau area yang sulit dijangkau layaknya Ninja / Shinobi yang mengendap-ngendap.

Kebebasan dalam memilih gaya permainan frontal maupun stealth membuat setiap pertarungan terasa seru dan menggugah, apalagi jika gamers bonus288 sudah mendapatkan akses ke semua skill yang bisa dikuasai Jin. Selain memperkuat kemampuan bertarung, kamu juga bisa mengupgrade senjata dan armor yang dimiliki untuk memperkuat statistiknya.

KOLEKSI OST YANG LUAR BIASA

Musik juga menjadi salah satu kekuatan utama yang berusaha ditonjolkan Sucker Punch lewat Ghost of Tsushima. Tidak tanggung-tanggung, mereka bahkan juga melibatkan komposer ternama Shigeru Umebayashi untuk terlibat dalam proyek gamenya. Keunggulan dari musik yang diracik Umebayashi terletak pada alunan melodinya yang terasa atmosferik seolah pendengarnya ditarik ke masa lalu, yang memang sangat cocok untuk menggambarkan setting Jepang kuno yang berusaha diperlihatkan Ghost of Tsushima.

KUROSAWA MODE

Mode permainan dengan tampilan hitam putih dan filter layaknya film samurai klasik dalam game ini ternyata diberi nama Kurosawa Mode, dan pihak Sucker Punch sudah mendapatkan izin resmi dari Kurosawa estate untuk merealisasikannya. Lewat mode ini pemain dapat merasakan pengalaman bermain game layaknya menonton film samurai klasik yang paling nyata.

Meskipun termasuk fitur tambahan yang sangat keren, namun keindahan dunia Ghost of Tsushima terasa kurang bisa dinikmati dengan mode ini karena kamu hanya dapat memainkan gamenya dengan perpaduan warna hitam putih. Jadi meskipun fitur ini mendapatkan resepsi yang positif, bisa dipastikan kalau sebagian besar orang akan lebih memilih memainkan gamenya dalam mode biasa.

Sebagai poin tambahan, kami memainkan game ini di PlayStation 4 Slim dan performa yang ditawarkan terhitung cukup stabil. Ada beberapa momen dimana fps gamenya terasa menurun di beberapa skenario seperti saat cuaca hujan badai dan saat adanya banyak efek partikel dan karakter dalam satu layar.

KESIMPULAN

Sebagai game eksklusif yang menutup akhir era PlayStation 4 sebelum kehadiran konsol generasi selanjutnya, Ghost of Tsushima bisa dibilang telah sukses menjawab misi besar tersebut dengan kualitas sebuah game open-world yang fantastis. Selain menghadirkan setting dunia yang luar biasa indah, sistem combat yang brutal dan seru, hingga pendekatan tema Jepang yang sangat dominan, rasanya hampir tidak ada aspek yang ingin dilewatkan game ini dalam menghadirkan pengalaman bermain game samurai terbaik.

Meskipun tidak menghadirkan dobrakan besar selain dari sistem eksplorasi yang lebih imersif berkat fitur Guiding Wind, setidaknya Ghost of Tsushima dikembangkan dengan kualitas yang solid dan mudah diakui sebagai salah satu game terbaik di genrenya.

Terlepas dari adanya beberapa kekurangan seperti bug yang terkadang bisa mengganggu jalannya permainan, tingkat kesulitan tertinggi yang relatif masih mudah, serta alur side-quest yang mudah diprediksi, Ghost of Tsushima berhasil menutupi kekurangan tersebut dengan keseluruhan pengalaman bermain yang sangat seru untuk dinikmati dari awal hingga akhir. Menurut kamu gimana gamers bonus288??

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: