Fungsi Social Distancing Terhadap Penurunan Risiko Corona Virus

Wabah pandemi corona virus telah menyebar diberbagai kota di Indonesia, instruksi langsung Presiden Republik Indonesia Bapak Joko Widodo untuk segera menaikkan status COVID-19 menjadi darurat COVID-19, Presiden juga memberikan saran kepada seluruh lapisan masyarakat untuk melakukan social distancing.

Pengertian social distancing

Dikutip dari John Hopkins University, social distancing adalah upaya yang dilakukan dalam mengurangi risiko terinfeksi oleh penyakit menular dengan tidak berdekatan dengan orang yang terinfeksi.

Social distancing memiliki arti yang luas bukan hanya sekedar menjaga jarak atau membatasi kontak dengan penderita saja akan tetapi juga membatasi dengan ruang publik fasilitas umum atau pusat pusat keramaian.

Bila hal ini diterapkan oleh masyarakat secara sungguh sungguh maka dapat mencegah penyebaran virus ini.

Secara teori social distancing setiap orang harus menjaga jarak sekitar dua meter, menghindari bersentuhan atau berjabat tangan dengan orang lain. Hal ini maksudkan COVID-19 menyebar melalui paparan atau percikan air dari orang yang terinfeksi.

Walaupun dengan metode ini tidak bisa mencegah secara 100% tetapi diharapkan metode sederhana ini bisa memperlambat penyebarannya. 

Efektifitas social distancing dalam penyebaran virus COVID 19

Social distance sangat efektif dalam menanggulangi penyebaran corona virus bila dilakukan dengan benar dan dalam skala yang besar, karena biasanya orang yang terinfeksi butuh waktu sekitar 5 hari untuk menunjukkan gejalanya.

Jadi secara tidak langsung dengan cara social distance kita bisa membatasi penularan dari orang orang yang tanpa dia sadari sudah terinfeksi.

Penggunaan metode ini pernah dilakukan pada tahun 1918 saat terjadi wabah flu spanyol dan sangat efektif dilakukan  pada beberapa negara saat itu. 

Jadi karena belum ditemukan vaksin COVID-19 dalam jangka pendek hal preventif yang bisa dilakukan adalah dengan menerapkan metode social distance.

Oleh karenanya melakukan karantina diri sendiri dirasa suatu hal yang efektif untuk mempertimbangkan resiko terjangkit dari virus COVID-19.

Pencegahan yang dilakukan selain metode social distance

Apabila anda merasa kurang sehat sebaiknya segera lakukan karantina diri atau lakukan social distance hal ini menjadi kesadaraan yang harus dibentuk demi kemaslahatan banyak orang.

Tindakan selain social distance yang dapat dilakukan untuk mencegah penyebaran COVID-19 adalah dengan menjaga kebersihan diri sendiri, dengan cara yang sederhana misalkan membiasakan sesering mungkin untuk mencuci tangan dengan sabun, memperhatikan etika ketika batuk dan bersin.

Selanjutnya lakukan isolasi diri apabila dirasa kurang sehat, karena gejala awal yang timbul belum tentu menunjukkan bahwa kita terinfeksi virus COVID-19 tetapi kita harus tetap mewaspadainya. 

Social distance tidak akan berfungsi dengan efekti bila tidak didukung faktor yang lain yaitu menjaga kesehatan tubuh, kamu harus bisa memenuhi kebutuhan gizi yang cukup dan tambah dengan suplemen tambahan untuk meningkatkan daya tahan tubuh, serta lakukanlah gaya hidup sehat seperti berolah raga dan istirahat yang cukup.

Apabila melakukan isolasi diri sangat membosankan kamu bisa melakukan kegiatan kegiatan yang menyenagkan seperti nonton film dirumah bersama keluarga, atau membuat acara private barbeque dengan keluarga atau kamu bisa bermain game bonus288 dengan anak, buatlah acara keluarga yang sekiranya menarik.

Dengan begitu diharapkan seluruh lapisan masyarakat mendukung metode social distancing yang disarankan oleh pemerintah kita. Mualilah dilakukan dari lingkungan terkecil dahulu, mulailah dari diri sendiri dan lingkungan keluarga terkecil kita.

%d bloggers like this: